Dampak Gratifikasi Utilitarian dan Hedonis dalam Gamifikasi terhadap Niat Penggunaan Berkelanjutan Aplikasi Mobile E-Wallet
Abstrak
Menggunakan kerangka Uses and Gratification Theory (UGT), studi ini meneliti bagaimana gratifikasi utilitarian (kemudahan penggunaan, presentasi diri) dan gratifikasi hedonis (kesenangan, mengisi waktu luang) dari fitur gamifikasi memengaruhi kepuasan pengguna dan niat penggunaan berkelanjutan aplikasi e-wallet DANA, pada 131 mahasiswa S1/S2 sebuah universitas negeri di Malang.
01 / Masalah
Belum jelas gratifikasi mana — kemudahan/presentasi-diri (utilitarian) atau kesenangan/mengisi-waktu (hedonis) — yang sebenarnya mendorong kepuasan dan niat penggunaan berkelanjutan pada fitur gamifikasi aplikasi fintech, sementara perusahaan fintech perlu tahu aspek mana yang layak diprioritaskan.
02 / Metode
Survei skala Likert 5 poin dengan 7 item gratifikasi utilitarian, 7 item gratifikasi hedonis, 4 item kepuasan, dan 4 item niat penggunaan berkelanjutan disebarkan kepada pengguna gamifikasi DANA, menghasilkan 131 sampel valid dari 210 responden awal. Data dianalisis dengan Generalized Linear Model (GLM) non-parametrik.
03 / Eksperimen
Reliabilitas seluruh variabel diuji dengan Cronbach's alpha (kategori dapat diterima hingga sangat baik), lalu pengaruh keempat variabel gratifikasi terhadap kepuasan, dan pengaruh kepuasan terhadap niat penggunaan berkelanjutan, dianalisis dengan GLM dan Nagelkerke's pseudo-R².
04 / Hasil
Kemudahan penggunaan dan presentasi diri (gratifikasi utilitarian) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan (R²=0,935), sementara kesenangan dan mengisi waktu luang (gratifikasi hedonis) tidak berpengaruh signifikan. Kepuasan kemudian sangat memprediksi niat penggunaan berkelanjutan (R²=0,890, p<0,001).
05 / Kontribusi
Menantang asumsi umum bahwa aspek kesenangan (hedonis) selalu mendominasi efektivitas gamifikasi — pada konteks aplikasi fintech, aspek praktis (kemudahan penggunaan, presentasi diri) justru yang paling menentukan kepuasan dan retensi pengguna.
Batasan
Populasi penelitian terbatas pada mahasiswa satu universitas negeri di Malang dengan 131 responden, berpotensi mengandung bias sukarela (voluntary bias), sehingga hasil perlu diinterpretasikan dan digeneralisasi dengan hati-hati.
Kata Kunci
Baca paper
Paper lengkap ditampilkan di sini — tanpa perlu mengunduh atau membuka aplikasi lain.